oh Libra, Don’t
disturb my feelings
Oh Libra, Don’t disturb my feelings..
Yah, kata itu yang setiap harinya ku katakan tiap kali berkenalan dengan cowok berzodiak libra. Aku sangat tidak menyukai cowok berzodiak libra. ‘Mereka jahat’ fikirku.
Sekitar 3 bulan yang lalu aku sempat berpacaran dengan cowok berzodiak libra, namanya Amri. Amri seorang cowok yang bisa di bilang pintar karena mampu masuk ke sekolah favorit di kota ini. Itulah sebabnya mengapa aku menerimanya ketika ia mengatakan bahwa dia mencintaiku. Aku juga tak pernah percaya bahwa dia mengucapkan kata itu padaku. Hubungan yang singkat hanya berjalan dua hari, hanya sehari dia membuatku percaya padanya. Keesokan hari dia tak memberiku kabar sedikitpun hingga aku memulai dengan kata ‘assalamualaikum’ padanya. Namun tiba-tiba dia memutuskanku begitu saja. Lalu apa maksud kata cinta yang terlontar dari bibirnya? Dear Libra, I hate you.
Yah, kata itu yang setiap harinya ku katakan tiap kali berkenalan dengan cowok berzodiak libra. Aku sangat tidak menyukai cowok berzodiak libra. ‘Mereka jahat’ fikirku.
Sekitar 3 bulan yang lalu aku sempat berpacaran dengan cowok berzodiak libra, namanya Amri. Amri seorang cowok yang bisa di bilang pintar karena mampu masuk ke sekolah favorit di kota ini. Itulah sebabnya mengapa aku menerimanya ketika ia mengatakan bahwa dia mencintaiku. Aku juga tak pernah percaya bahwa dia mengucapkan kata itu padaku. Hubungan yang singkat hanya berjalan dua hari, hanya sehari dia membuatku percaya padanya. Keesokan hari dia tak memberiku kabar sedikitpun hingga aku memulai dengan kata ‘assalamualaikum’ padanya. Namun tiba-tiba dia memutuskanku begitu saja. Lalu apa maksud kata cinta yang terlontar dari bibirnya? Dear Libra, I hate you.
Dua tahun yang lalu aku juga sempat berpacaran dengan cowok
berzodiak Libra. Hubungan yang harmonis dan berjalan cukup lama. Yanda cowok
yang manis dan sangat kharismatik. Aku
sangat mencintainya dan mungkin saat itu dia juga mencintaiku. Namun, hal yang
tak pernah ku fikirkan bahwa cowok berwajah polos sepertinya mampu menduakan
aku. Tak terfikir olehku mengapa pria yang sangat ku cintai mampu menghianati
cinta suciku.
Hampir setahun lebih aku tak mampu untuk ‘move on’. Entah
mengapa sosoknya terus menurus menghantui fikiranku. Saat aku sendiri kenanganku bersamanya pun
ter ‘flashback’ di fikiranku.
Saat ini aku mempunyai seorang sahabat pria yang mampu menemaniku walau hanya lewat udara. Dia sosok pria idaman walau sebenarnya aku belum pernah bertemu dengannya. Perkenalanku dengannya sejalan dengan hubunganku dengan Yanda juga pertemananku dengan Amri. Aku sempat mencintainya sejalan dengan berakhirnya hubunganku dengan Yanda. Namun hal yang juga menyakitkan bahwa dia memberiku harapan palsu walau dia tak menyadari itu. Ketiga hal yang tak dapat terlupakan yang terjadi padaku yang tersangkanya adalah cowok berzodiak libra. Ketiga hal itu membuatku tak ingin lagi jatuh cinta pada cowok zodiak libra.
Saat ini aku mempunyai seorang sahabat pria yang mampu menemaniku walau hanya lewat udara. Dia sosok pria idaman walau sebenarnya aku belum pernah bertemu dengannya. Perkenalanku dengannya sejalan dengan hubunganku dengan Yanda juga pertemananku dengan Amri. Aku sempat mencintainya sejalan dengan berakhirnya hubunganku dengan Yanda. Namun hal yang juga menyakitkan bahwa dia memberiku harapan palsu walau dia tak menyadari itu. Ketiga hal yang tak dapat terlupakan yang terjadi padaku yang tersangkanya adalah cowok berzodiak libra. Ketiga hal itu membuatku tak ingin lagi jatuh cinta pada cowok zodiak libra.
Suatu hari di sekolahku, aku melihat sosok pria lucu yang
mengganggu fikiranku. Cowok yang berbadan tinggi dan memakai kacamata. Tak ada
satu orangpun yang tahu bahwa fikiran nakalku menyukainya. Aneh, tak mungkin
aku menyukai pria muda sepertinya. Seminggu sekali aku memperhatikannya, karena
hanya saat seminggu sekali aku dapat memandangnya lebih lama. Walaupun begitu
aku tak mampu memandangnya ketika dia melihat kearahku. Gadis pemalu sepertiku
bagaimana dapat berkenalan dengannya. Aku hanya dapat mengenalnya lewat pesan.
Hampir setahun ku mengenalnya, aku juga tak mampu
mendekatinya. Hal yang tak terfikirkan olehku yaitu tiba-tiba dia baik padaku.
Perlahan perasaan sayang muncul di hatiku dan perlahan kebencianku pada libra
tak terfikir lagi olehku.
Suatu malam saat tiba-tiba bayang-bayang kebencianku pada Libra mulai mendekat, rasa sakit mulai menghantuiku lagi sehingga membuatku mengirimkan sebuah kata-kata padanya dan beberapa temanku yang lain. Dengan balasan tidak senang pria muda itu berkata dia juga pria Libra. Aku terkejut, nafasku sesak. Jangan lagi, jangan lagi. Oh God, help me please. Mengapa semua kisah cintaku terbalut oleh libra. Oh Libra, don’t disturb my feelings.
Suatu malam saat tiba-tiba bayang-bayang kebencianku pada Libra mulai mendekat, rasa sakit mulai menghantuiku lagi sehingga membuatku mengirimkan sebuah kata-kata padanya dan beberapa temanku yang lain. Dengan balasan tidak senang pria muda itu berkata dia juga pria Libra. Aku terkejut, nafasku sesak. Jangan lagi, jangan lagi. Oh God, help me please. Mengapa semua kisah cintaku terbalut oleh libra. Oh Libra, don’t disturb my feelings.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar